USE I
YOUR PERFECT
MEMORY
Teknik Optimalisasi
Daya Ingat
Temuan Terkini tentang Otak Manusia
BAGIAN I
INGATAN—SEJARAH DAN
SISTEMNYA
1
Apakah Ingatan Anda
Sempurna?
Ingatan anda adalah sesuatu yang fenomenal. Pernyataan ini tetap berlaku meskipun ada kontra-argumentasi berikut:
1. Sebagian besar orang hanya mampu mengingat kurang dari 10 persen nama-nama orang yang mereka temui.
2. Sebagian besar orang melupakan lebih dari 99 persen nomor telepon yang diberikan pada mereka.
3. Ingatan diperkirakan akan mengalami penurunan yang cepat sejalan dengan usia.
4. Banyak orang yang menyukai minuman beralkohol, dan alkohol menghancurkan 1.000 sel otak sekali minum.
5. Dalam semua ras, budaya, usia, dan tingkat pendidikan, ada satu pengalaman umum, dan juga kekhawatiran, yang berkaitan dengan masalah ingatan yang tidak memadai atau buruk.
6. Secara umum kegagalan kita, khususnya dalam mengingat, berkaitan dengan fakta bahwa kita ‘hanyalah manusia’, sehingga kemampuan yang kita miliki juga terbatas.
7. Anda kemungkinan besar gagal dalam pengujian ingatan dalam bab-bab selanjutnya.
Dalam buku ini, kita akan membahas masalah nomor 1,2, dan 7.
Anda akan melihat bahwa dengan menggunakan pengetahuan yang tepat kita bisa melewati semua pengujian, dan bahwa nama dan nomor telepon cukup mudah diingat, jika kita tahu caranya.
Ingatan anda memang mungkin akan mengalami penurunan sejalan dengan usia, namun itu hanya terjadi jika kita tidak menggunakannya. Sebaliknya, jika kita menggunakannya, ingatan tersebut akan terus berkembang seumur hidup.
Sampai saat ini tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa minum minuman beralkohol dalam jumlah sedang akan merusak sel otak. keSalahan pemahaman ini muncul karena diketahui bahwa minuman beralkohol yang dikonsumsi terlalu banyak, dan hanya bila terlalu banyak, akan merusak sel otak.
Dalam berbagai batas budaya dan internasional, ‘pengalaman negatif’ yang berhubungan dengan ingatan bisa dikaitkan bukan dengan fakta bahwa kita ‘hanyalah manusia’, namun dengan dua faktor sederhana yang bisa diubah dengan mudah, yaitu: (1) sikap mental negatif dan (2) kurangnya pengetahuan.
SIKAP MENTAL NEGATIF
Saat ini ada sebuah organisasi internasional informal yang saya namakan sebagai ‘Klub Ingatan Saya Semakin Buruk’. Dalam berbagai percakapan, seberapa sering anda mendengar orang-orang secara antusias mengatakan sesuatu seperti ini, ‘Ingatan saya tidaklah sebaik seperti saat masih muda; Saya semakin banyak melupakan sesuatu’. Dan jawaban yang sama-sama secara antusia diberikan adalah: ‘Ya, saya tahu maksudmu, saya sendiri juga mengalaminya…’ Dan mereka bersama-sama, saling berangkulan, menuruni lembah menuju kekosongan mental. Dan percakapan seperti di atas seringkali terjadi pada orang-orang berusia 30-an!
Sikap mental yang negatif, berbahaya, dan tidak benar ini disebabkan oleh kurangnya latihan, dan buku ini dimaksudkan untuk memperbaikinya.
Kita lihat anak-anak kecil sering dikatakan memiliki ingatakn hebat oleh orang-orang seperti di atas. Jika anda ingin mengetahuinya sendiri, anda bisa pergi ke sebuah sekolah dasar setelah jam pelajaran usai, masuk ke kelas satu atau kelas dua, dan tanyakan pada guru kelas, apa saja yang tertinggal di kelas (atau dengan kata lain dilupakan oleh anak-anak). Anda akan menemukan benda-benda seperti jam tangan, pensil, permen, uang, alat-alat olah raga, buku, jaket, kacamata, penghapus, mainan, dan sebagainya.
Satu-satunya perbedaan nyata antara para eksekutif paruh baya yang melupakan nomor telepon seseorang yang seharusnya ditelepon atau yang tasnya tetinggal di kantor, dengan anak-anak usia tujuh tahun yang lupa bahwa uang saku, jam tangan, ataupun PR-nya tertinggal di kelas adalah bahwa anak-anak usia tujuh tahun tidak terjebak dalam depresi, lalu memegang kepala sambil mengatakan, ‘Ya Tuhan, saya baru berusia tujuh tahun dan saya sudah pikun!
Tanyakan pada diri sendiri, ‘Berapa banyak hal yang saya ingat setiap hari?’ Sebagian besar dari kita mungkin memberikan jawaban antara 100 sampai 10.000. namun pada kenyatannya, jawaban yang benar adalah miliaran. Ingatan manusia sedimikian hebat dan berjalan dengan sempurna sehingga kita bahkan tidak mengetahui bahwa setiap kata yang kita dengarkan akan diolah secara langsung untuk dipertimbangkan, digunakan kembali, dan dipahami secara tepat dan diterapkan pada konteks yang tepat. Kita bahkan mungkin juga tidak menyadari bahwa semua peristiwa, semua persepsi, semua pikiran, semua yang kita lakukan sepanjang hari dan sepanjang hidup kita merupakan fungsi dari ingatan. Dalam hal ini, ketepatan ingatan kita bisa dikatakan hampir sempurna. Hal-hal yang kita lupakan adalah seperti beberapa tetes air dalam samudera yang maha luas. Ironisnya, alsan mengapa kita sangat memperhatikan kesalahan seperti ini adalah karena peristiwa tersebut sangat langka.
Saat ini semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa ingatan kita tidak hanya jauh lebih baik dibandingkan dengan yang kita perkirakan, namun mungkin bisa dikatakan sempur. Kita lihat argumen berikut ini.
1. Mimpi
Banyak orang yang bermimpi bertemu dengan kenalan, teman, keluarga, dan kekasih mereka yang hampir selama 20 atau 40 tahun tidak pernah bertemu atau bahkan tidak pernah mereka pikirkan. Namun dalam mimpi mereka, gambaran yang muncul sangat sempurna, semua warna dan detil sama persis dengan kehidupan nyata. Hal ini menegaskan bahwa dalam salah satu bagian otak terdapat sebuah tempat penyimpanan yang luas untuk berbagai gambar dan hubungan yang tidak berubah sepanjang waktu dan bahwa dengan pemicu yang tepat, gambar-gambar ini bisa diambil kembali. Dalam bab 26 anda akan mempelajari tentang bagaimana Menangkap Mimpi.
2. Ingatan Acak secara Tiba-tiba
Secara umum, semua orang memiliki pengalaman yang berkaitan dengan waktu dan tiba-tiba mengingat kembali orang-orang atau peristiwa di masa lalu dalam kehidupan mereka. Hal ini seringkali terjadi misalnya saat anda mengunjungi SD tempat dulu anda bersekolah. Satu sentuhan, bau, pandangan, atau suara bisa membawa kembali berbagai pengalaman yang mungkin anda kira telah anda lupakan. Kemampuan panca indra untuk menghasilkan kembali gambar-gambar dalam ingatan secara sempurna, ditambah dengan fakta bahwa bau masakan atau suara dari sebuah lagu bisa membawa pikiran anda kembali ke masa lalu, menunjukkan bahwa jika ada ‘situasi pemicu’ yang lebih tepat, maka akan lebih banyak informasi yang bisa dikumpulkan kembali. Dari pengalaman-pengalaman seperti ini kita tahu bahwa otak menyimpan informasi-informasi tersebut.
3. ‘S’ (Shereshevsky) dari Rusia
Beberapa puluh tahun yang lalu seorang wartawan muda Rusia, Shereshevsky (dalam The Mind of a Mnemonist oleh A.R. Luria disebut dengan nama ‘S’), mengikuti sebuah pertemuan editorial, dan dia adalah satu-satunya wartawan yang tidak membuat catatan. Saat dipaksa menjelaskan, dia malah bingung; dan yang membuat heran para wartawan lain adalah bahwa dia benar-benar tidak mengerti mengapa mereka harus membuat catatan. Penjelasan yang diberikannya adalah bahwa dia mampu mengingat apa saja yang dikatakan oleh si pembicara, jadi apa gunanya membuat catatan? Setelah ditantang, ‘S’ akhirnya bersedia maju ke depan dan mengulang semua yang telah dikatakan oleh si pembicara, kata demi kata, kalimat demi kalimat, dan bahkan nada suaranya. Selama 30 tahun selanjutnya, dia diuji dan diteliti oleh Alexander Luria. Seorang psikolog terkemuka dan ahli tentang masalah ingatan di Rusia. Luria menyatakan bahwa ‘S’ sepenuhnya normal namun memiliki ingatan yang sempurna. Luria juga mengatakan bahwa pada saat masih kecil ‘S’ secara tidak sengaja menemukan prinsip-prinsip mnemonic (lihat halaman 144) yang selanjutnya menjadi bagian dari fungsi alamiahnya.
‘S’ bukanlah satu-satunya. Sejarah pendidikan, kedokteran, dan psikolog banyak mencatat tentang kasus-kasus serupa yang berkaitan dengan para pengingat sempurna. Dalam segala hal, otak mereka diketahui normal, namun pada saat masih kecil, mereka ‘menemukan’ prinsip-prinsip dasar dari fungsi ingatan mereka.
4. Eksperimen Profesor Rosensweig
Profesor Mark Rosensweig, seorang ahli psikologi dan neuro-psikologi California, menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk mempelajari sel otak dan kemampuan penyimpanannya. Pada tahun 1974, dia menyatakan bahwa sekalipun kita diberi sepuluh informasi baru baru setiap detik seumur hidup, separuh kapasitas penyimpanan otak kita saja belum sepenuhnya terisi. Dia menekankan bahwa masalah-masalah ingatan tidak ada kaitannya dengan kapasitas otak namun lebih berkaitan dengan penanganan terhadap kapasitas yang tak terbatas itu.
5. Eksperimen Profesor Penfield
Profesor Wilder Penfield dari Kanada memperoleh penemuan tentang kapasitas ingatan manusia secara tidak sengaja. Pada saat itu dia tengah menstimulasikan sel-sel otak dengan sejumlah elektroda kecil untuk menemukan bagian-bagian otak yang menyebabkan penyakit epilepsi.
Apa yang mengejutkannya adalah bahwa pada saat dia menstimulasikan sel-sel otak tertentu, pasien tiba-tiba mengingat pengalaman-pengalaman di masa lalu. Para pasien mengatakan bahwa apa yang mereka ingat bukanlah gambaran sederhana, namun semua aspek dari pengalaman mereka, termasuk bau, suara, warna, gerakan, dan rasa. Pengalaman yang mereka ingat termasuk mulai dari beberapa jam sebelum dilakukan pemeriksaan sampai 40 tahun sebelumnya.
Sehubungan dengan hal ini, Penfield menyatakan bahwa dalam masing-masing sel otak atau kumpulan sel otak terdapat suatu tempat penyimpanan informasi yang sempurna, dan jika kita bisa menemukan pemicu yang tepat maka kita bisa mengingat kembali seluruh peristiwa yang telah terjadi.
6. Kemampuan Membuat Pola dari Otak Anda
Profesor Pyotr Anokhin, murid Pavlov yang paling cerdas, menghabiskan tahun-tahun terakhirnya menyelediki kemampuan otak dalam membuat pola. Hasil temuan yang diperolehnya sangat berarti bagi para peneliti yang mempelajarinya tentang otak manusia. Ingatan manusia dicatat dalam bentuk pola-pola kecil, atau sirkuit elektromagnetik, yang dibentuk oleh sel-sel otak yang saling berhubungan satu sama lain.
Anokhin sebelumnya telah mengetahui bahwa otak terdiri dari satu juta (1.000.000.000.000) sel otak, namun jumlah sel yang sangat besar ini masih cukup kecil bila dibandingkan dengan jumlah pola yang bisa dibuat oleh otak. Dengan menggunakan mikroskop elektron dan komputer canggih, dia memperoleh jumlah yang sangat luar biasa. Anokhin menghitung bahwa jumlah pola, atau ‘derajat kebebasan’, dari otak adalah sedemikian besar sehingga bila ditulis dalam bentuk bilangan panjangnya bisa satu baris. Sedangkan bila ditulis dalam bentuk huruf panjangnya bisa satu baris. Sedangkan bila ditulis dalam bentuk huruf panjangnya akan lebih dari sepuluh setengah juta kilometer. Dengan jumlah kemungkinan yang sedemikian besar, maka otak bisa dikatakan seperti keyboard di mana ratusan juta nada bisa dimainkan. Ingatan anda adalah musik.
7. Pengalaman Mendekati Kematian
Banyak orang yang melihat dengan jelas gelembung-gelembung air permukaan kolam renang dari dasar saat mengetahui bahwa mereka akan tenggelam dua menit berikutnya; atau melihat lereng gunung yang bergerak cepat saat mereka jatuh; atau merasakan datangnya sebuah kereta barang seberat 10 ton dan menabrak mereka dengan kecepatan 60 mil per jam. Hal yang sama seringkali bisa dilihat dari apa yang yang dikatakan oleh orang-orang yang selamat dari peristiwa seperti di atas. Di saat-saat ‘pertimbangan terakhir’ seperti itu, otak memperlambat segala sesuatu dan menggambarkan kembali semua pengalaman yang dimiliki oleh orang yang bersangkutan.
Saat diminta mengakui bahwa apa yang mereka alami halanyalah beberapa gambaran tenga pengalaman penting, mereka bersikeras bahwa apa yang mereka alami adalah seluruh gambaran dari kehidupan mereka, termasuk hal-hal yang sama sekali mereka lupakan sampai saat peristiwa itu terjadi. ‘Seluruh hidupku tergambar di hadapanku’ hampir telah menjadi ungkapan klise yang menyertai pengalaman-pengalaman mendekati kematian seperti ini. Kesamaan pengalaman seperti ini sekali lagi membuktikan hebatnya kemampuan ingatan manusia yang akan kita pelajari.
8. Ingatan Fotografis
Ingatan fotografis atau eidetik adalah suatu fenomena khusus di mana orang bisa mengingat (biasanya dalam jangka waktu yang singkat) secara sempurna dan tepat apa yang mereka lihat. Ingatan ini biasanya memudar, namun bisa sedemikian tepat sehingga memungkinkan seseorang (misalnya setelah melihat gambar yang berisi 1000 titik yang ditempatkan secara acak di sebuah lembaran kertas) untuk mengambarkannya kembali dengan sempurna. hAl ini menunjukkan bahwa di samping kemampuan penyimpanan jangka panjang, kita juga memiliki kemampuan penyimpanan fotografis jang pendek. Dalam hal ini bisa dikatakan bahwa anak-anak seringkali memiliki kemampuan ini sebagai bagian dari fungsi mental mereka, namun kita kurang melatihnya karena terlalu mengkonsentrasikan pada logika dan bahasa, bukan pada imajinasi dan kemampuan-kemampuan mental lainnya.
9. 1.000 Foto
Dalam eksperiman yang dilaksanakan belum lama ini, foto sebanyak 1.000 buah diperlihatkan satu per satu pada beberapa orang, masing-masing selama sekitar satu detik. Foto-foto tersebut kemudian ditambah dengan 100 foto lain dan mereka diminta untuk memilih foto-foto mana saja yang belum mereka lihat sebelumnya. Semua orang, bagaimanapun kondisi ingatan yang mereka katakan, mampu mengenali hampir semua foto yang telah mereka lihat—dan secara otomatis juga yang belum mereka lihat. Mereka memang tidak mampu mengingat urutan-nya, namun mereka jelas mempau mengingat gambarnya—yang dalam hal ini merupakan contoh yang menegaskan bahwa ingatan manusia lebih baik dalam mengingat wajah dibandingkan dengan mengingat nama, dan masalah ini bisa ditangai dengan mudah dengan menggunakan Teknik Ingatan.
10. Teknik Ingatan
Teknik Ingatan atau mnemonics adalah sebuah sistem ‘kode ingatan’ yang memungkinkan individu untuk mengingat secara sempurna apa saja yang ingin mereka ingat kembali. Berbagai eksperimen yang telah dilaksanakan dengan menggunakan teknik ini menunjukkan bahwa jika seseorang memperoleh nilai 9 dari 10 saat menggunakan teknik ini, maka dia juga akan memperoleh nilai 900 dari 10.000, 900.000 dari 1.000.000, dan seterusnya. Demikian juga, seseorang yang memperoleh nilai 10 juga akan memperoleh nilai 1.000.000. Teknik ini bisa membantu kita dalam meneliti dan mempelajari kemampuan penyimpanan otak kita yang sangat fenomenal serta menggunakan kembali informasi apa saja yang kita perlukan. Pembahasan tentang Prinsip Ingatan akan diberikan dalam Bab 4, dan sebagian besar isi buku digunakan untuk menjelaskan dan menggambarkan elemen-elemen yang penting dan bermanfaat dari sistem ini, dengan menunjukkan bagaimana sistem ini bisa dipelajari dan diterpkan dengan mudah baik secara pribadi, dalam keluarga, lingkungan bisnis, ataupun masyarakat.
Namun saat ini, kita perlu menguji kedaan ingatan anda sekarang. Dalam bab berikutnya kami memberikan sejumlah tes ingatan yang bisa dipergunakan sebagai dasar dalam mengecek kemajuan yang anda peroleh. Jika anda tertarik untuk mengetahui tentang diri anda serta kemampuan anda saat ini, bila dibandingkan dengan apa yang akan anda peroleh setelah membaca buku ini, maka anda perlu melakukan pengujian secara menyeluruh. Memang sebagian besar dari kita mungkin akan mengalami kesulitan pada awalnya, namun kita akan banyak memperoleh kemajuan saat melanjutkan ke bab-bab berikutnya.